Sparkling Buka Kelas Pajak Intensif Di Masa Pandemi

Sparkling  Buka Kelas Pajak Intensif Di Masa Pandemi
Kepala KPP Pratama Surabaya Karangpilang, Eko Radnadi Susetio

Surabaya – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surabaya Karangpilang melaksanakan Kelas Pajak tentang Pemanfaatan Insentif Pajak Masa Pandemi COVID-19 melalui daring dari kantornya pada Selasa (31/8), pagi.

 

Acara yang sudah dipersiapakan sejak pagi itu dimulai dengan dibukanya edukasi tentang intensif pajak di tengan masa pandemi. Penyuluhan tentang Insentif pajak PMK-82/2021, PMK-83/2021, PMK-102/2021, PMK-103/2021 menjadi topik utama kelas pajak hari itu.

 

Intensif diberikan guna memebrikan keringanan bagi wajib pajak di masa sulit akibat musibah massal ini. Sebab, disaat perekonomian sedang masa berat ini sangat dirasakan bagi usahawan, khususnya mikro. Sehingga intensif pajak atau potongan pajak sangat meringankan usahawan.

 

Dengan adanya kelas pajak yang diadakan oleh kantor dengan nama beken Sparkling itu diharapkan wajib pajak bisa lebih sadar dan memahami akan pentingnya tetap bayar pajak demi keberlangsungan suatu negara. Hal itu dirasakan oleh Salah satu wajib pajak, Erik. Ketika mengikuti kelas pajak dirinya sangat antusias. Sebab, intensif yang diberikan pemerintah akan pajak sangat besar manfaatnya. Sehingga bisa diketahui mana yang terkena pajak dan memperoleh keringanan.

 

 “Kelas Pajaknya menarik dan informasinya bermanfaat sekali untuk Wajib Pajak. Perlu untuk diintensifkan lagi sehingga kami mengetahui insentif dan kebijakan pajak terbaru. Terutama terkait insentif pajak saat pandemi, sehingga kami dapat memanfaatkan insentif tersebut karena membantu keberlangsungan usaha wajib pajak.” Serunya.

 

Kelas pajak sendiri langsung dimoderatori oleh tim dari KPP Pratama Surabaya Karangpilang, M Irham Fathoni. Misinya adalah memberikan informasi kepada wajib pajak agar mengetahui item pajak yang mendapat intensif. Seperti PMK-82/2021, PMK-83/2021, PMK-102/2021 dan PMK-103/2021. Dan sangat besar manfaatnya apabila diketahui oleh seluruh wajib pajak, agar keberlangsungan usahanya tetap berjalan dan tidak meninggalkan pajaknya.

 

“kelas pajak kali ini kami fokus memberikan penyuluhan terkait beberapa insentif yang dapat dimanfaatkan oleh wajib pajak, antara lain PMK-82/2021, PMK-83/2021, PMK-102/2021 dan PMK-103/2021. Kami berharap setelah kelas pajak ini, Wajib Pajak akan memanfaatkan insentif pajak ini sehingga pemulihan ekonomi nasional dapat tercapai dan ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu dunia usaha agar dapat bertahan ditengah pandemi saat ini.” jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Surabaya Karangpilang, Eko Radnadi Susetio menjelaskan bahwa disaat Pandemi Covid -19, pemerintah memberikan kepeduliannya dan perhatiannya tentang perpajakan dengan cara memebrikan intensif pajak bagi usaha.

 

Besar harapannya agar intensif pajak ini bisa dipergunakan oleh usahawan. Tujuannya, perekonomian masyarakat bisa terus berjalan. Menurutnya pemulihan ekonomi nasional adalah tujuan bersama akan adanya program keringanan ini.

 

 “Kegiatan ini diselenggarakan selain untuk memberikan  edukasi juga mengajak wajib pajak untuk memanfaatkan insentif yang telah diberikan oleh pemerintah. Banyak sekali insentif yang diberikan oleh pemerintah selama masa pandemi COVID-19. Kami DJP mengajak seluruh wajib pajak untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang telah diberikan pemerintah kepada wajib pajak terdampak pandemi dalam rangka menggerakkan kembali perekonomian akibat Covid-19, sehingga Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berlangsung dengan cepat, ” ungkapnya. (Afi).