Satukan Persepsi, KPP Pratama Tuban Adakan Bimtek E- Bupot

Satukan Persepsi, KPP Pratama Tuban Adakan Bimtek E- Bupot

Portatuban.com – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) E- Bupot Unifikasi terhadap Bendahara Instansi Pemerintahan Kabupaten Tuban di Aula LT 3, Gedung Pemkab Tuban pada Kamis (16/90), pagi.

 

Pelatihan tentang perpajakan yang diikuti oleh bendahara Satuan Kerja (Satker) di lingkungan dinas Pemkab Tuban terlihat antusias diikuti. Materi yang diberikan sangat bermanfaat untuk keberlangsungan kinerjanya. Dimana dalam melakukan pelaporan pengelolaan keuangan.

 

Kegiatan terlaksana demi memberikan kemudahan dan pelayanan bagi instansi pemeriantah untuk membuat pelaporan pajak, semisal laporan SPT masa. Hal ini, memberikan kepastian hukum terkait status dan keandalan bukti potong. Bimtek juga mampu meningkatkan kepatuhan membuat bukti potong dan penyampaian SPT.

 

Tujuan lain dari kegiatan perpajakan kali itu juga mampu meningkatkan akurasi dan validasi kepada para Satker yang ada di Kota berjuluk Bumi Wali ini. Besar manfaat yang diterima oleh para peserta diharapkan mampu mengoperasikan pelaporan keuangan di lingkup Satkernya sesuai aturan dan pedoman.

 

“Bimtek kali ini beda dengan lainnya. Setiap materi sangat bermanfaat dan berhubungan pelaporan pajak keuangan yang kita kelola. Sehingga kami tahu mana yang terkena pajak dan tidak. Penyampaiannya juga bisa difahami dan mungkin tinggal nanti kita minta bantuan saat pelaksanaannya, ada pendampingan juga dari kantor pajak, “ Sulastri, salah satu bnendahara yang mengikiuti pelatihan.

 

Lanjut, ibu 2 anak itu, pelatihan semacam ini diharapkan bisa berkelanjutan. Menurutnya, ada materi yang mungkin diperlukan pengoperasian langsung. Terkadang, kendala saat hendak melakukan pelaporan potong dan pungut adalah obyek mana yang harus kena pajak atau tidak.

 

“biasa mas, kadang kita tidak faham mana yang kena potong atau tidak, tapi biasanya kita langsung tanya ke KPP dan langsung mendapat informasi, “ imbuhnya.

 

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Tuban, Arif Puji Susilo saat memberikan arahan menjelaskan bahwa peran Bendahara adalah memungut pajak dari penerimaan pengelolaan keuangan yang sudah dialokasi ke setiap instansi terkait. Bimtek ini sebagai penguatan peran agar dalam mengelola keuangan bisa lebih baik, akuntabel. Sehingga diperlukan pemahaman bersama terkait pajaknya.

 

“dibutuhkan pemahaman bersama, antara pemungut pajak di lapangan, dan jenis serta obyek mana yang harus di kenai pajak, “ kata Arif.

 

Menurutnya, peran Bendahara di setiap Satker sangat vital. Sebab, penggunaan anggaran olehnya berhubungan positif dan signifikan dengan pemahaman terhadap ketentuan peraturan perpajakan. Harapannya dengan ini kuwalitas pengelolaan keuangan bisa lebih baik. Baik dari segi identifikasi pajak, tarifnya, hingga obyeknya,

 

“kurang potong lebih potong atau lebih pungut kurang pungut bisa diketahui lebih awal. Mengidentifkasinya itu lebih faham, maka diperlukan kesamaan pengertian tentang pajak, “ ungkapnya. (Afi).